Breaking News
Loading...
Thursday, 30 May 2013

Inilah Percakapan Jin Islam Dan Manusia Mengungkap Rahasia Pesulap David Copperfield


Didalam sebuah buku yang berjudul Hiwar Shahafiy Ma’a Jinni Muslim yang
ditulis oleh ahli spiritual berkebangsaan Saudi Arabia Muhammad Isa Daud.
Dengan perantara tubuh manusia beliau telah berhasil melakukan percakapan
dengan dengan Jin yang beragama islam, dan mengabadikan dalam sebuah
buku.

Dalam percakapan tersebut beliau mencoba mengorek-ngorek keterangan
darinya berupa misteri-misteri besar dikalangan manusia yang salah satunya
adalah tentang kebohongan yang sudah berhasil ditanamkan oleh bangsa
Syetan pada kalbu umat manusia bahwa roh orang yang meninggal terkadang
bergantayangan di dunia (menentang faham ‘hari pembalasan kubur’).
Yang lainnya, yang akan dibahas disini adalah menguak misteri apakah /
siapakah sebenarnya UFO (Unidentified Flying Object) yang dianggap makhluk
luar angkasa mendatangi bumi. Sedangkan sampai sekarangpun belum ada
teori pasti dari para ahli bahwa memang terdapat planet di jagad raya ini yang
dihuni oleh makhluk lain selain manusia.

Hal inipun telah menjadi salah satu project khusus FBI, CIA maupun NASA yang
hingga kini hasilnya masih berupa asumsi dan teori-teori sementara saja tentang
siapa sebenarnya makhluk UFO itu.
Juga akan diurai keterangan darinya tentang apakah sebenarnya misteri yang
tersimpan di kawasan Segitiga Bermuda yang telah menghilangkan beberapa
kapal maupun pesawat. Hingga kini kawasan tersebut menjadi momok
dikalangan manusia untuk melewatinya.

Sekelumit Tentang Jin Muslim Tersebut
Jin muslim yang berdialog dengan penulis tersebut berasal dari Bombay, India.
Sebelumnya dia adalah pemeluk agama lain.
Berumur 180 tahun menurut pengakuannya. Menurut kabarnya setelah dia
masuk Islam, diikuti pula oleh sekitar sepuluh ribu Jin, yang merupakan
pengawal-pengawal dan pendampingnya. Jin tersebut adalah pemimpin besar,
punya pengaruh dan wibawa dikalangannya, di Bombay.

Dengan usaha yang menghabiskan tenaga, waktu dan biaya yang tidak sedikit,
penulis akhirnya berhasil mengundangnya melalui tubuh seorang laki-laki untuk
akhirnya melakukan percakapan dengannya yang berhasil direkam dan
diabadikan dalam sebuah buku.

Lantas, secara tiba-tiba terjadilah dialog berikut ini:
(huruf ‘J’ adalah Jin. Sedangkan ‘P’ adalah untuk Penulis)

Tentang Pesulap David Copperfield

P: “Dalam konteks ini saudaraku, suatu kali aku pernah melihat seorang
tukang sihir berkebangsaan Amerika bernama David Coperfield disuatu
acara televisi, dan dia bisa melakukan beberapa keajaiban yang secara
teknis tidak akan mungkin dapat dimanipulasi dengan cara apapun,
seperti menghilangkan patung Liberty NY, membelah diri di ruangan
terbuka (bukan di panggung) hingga membuat anak-anak yang
menyaksikan menjerit, dapat muncul di negara bagian lain lain hanya
dalam hitungan detik, terbang melayang diudara di ruang terbuka, sampai
beberapa aksinya yang diadakan di Segitiga Bermuda itu sendiri dan
masih banyak lagi hal yang mustahil”. Saya katakan sambil memutar
video rekaman beberapa aksi magicnya.
Seakan-akan mengerti apa yang saya maksudkan, jin muslin sahabat
saya itu kemudian menunjuk ke pesawat televisi di rumah saya, lalu
berkata, “Apakah pemuda ini yang engkau maksud, dan bahwa dia bisa
bebas dari berbagai trik dan dapat melayang di udara?”

P: “Ya dialah orangnya,” Jawab saya

J: “Orang ini sangat dikenal di kalangan para jin. Dia mempunyai
perjanjian dengan salah seorang Ifrit. Ifrit mempunyai pasukan yang
ribuan jumlahnya, disamping lima yang kuat-kuat seperti yang telah
kusebutkan terdahulu.” (Tidak tercantum di ebook ini)

P: “Sepertinya… sekarangmenjadi enam, disamping ratusan ribu
pasukannya itu…,” sambung saya

J: “Ya, mereka itulah yang mengangkat Copperfield agar dia bisa
melayang sedikit ke udara, dibutuhkan ribuan jin untuk mengangkatnya.
Sedangkan gadis yang kamu saksikan itu yang dipotongnya itu dalam peti
itu, adalah jin perempuan yang menampakkan dirinya dalam wujud
seorang gadis manusia. Dia menghilang, kemudian memperlihatkan
dirinya kembali tanpa luka sedikitpun.”
Sambil menyodorkan dokumen pribadi saya, yakni selembar surat
bertuliskan huruf-huruf aneh, perjanjian lain antara jin dan manusia, saya
bertanya kepadanya, “Apakah pasti Copperfield menandatangani
perjanjian seperti ini?”
Dengan kaget dia menjawab, “Darimana kau dapatkan ini?”

P: “Seorang muslim telah mengcopynya dari orang western. Dia
mengatakan bahwa ini adalah perjanjian antara Iblis sendiri dengan
seorang pesulap tukang sihir.”

Dengan suara keras Jin sahabat saya itu mengatakan, “Bukan! Ini
bohong belaka. Ini bukan tanda dan persetujuan Iblis. Sangat sulit
meminta Iblis untuk bersedia persetujuannya seperti itu dengan manusia.
Paling-paling dia menyuruh salah satu pengikutnya untuk menampakkan
dirinya sebagai dirinya, lalu membuat kebohongan dengan mengatakan,
‘Aku ini Iblis”.

P: “Lalu bagaimana yang sebenarnya?”

J: “Ini perjanjian otentik antara seorang penyihir dengan empat jin yang
tanda tangan mereka tertera jelas disini, yang kemudian diperkuat oleh
stempel Ifrit.”

P: “Bagaimana pendapatpu tentang hal ini”?

J: “Aku sering melihat stempel seperti ini. Kakekku juga punya yang
semacam ini.”

P: “Bahasa apa yang dipergunakan dalam perjanjian ini?”

J: “Entahlah, mungkin bahasa local Yunani Kuno.”


0 komentar:

Post a Comment

 
Toggle Footer